Sabtu, 08 Juli 2017

Terkhusus untuk diriku sendiri, aku mencintaimu.


Bukankah semua sudah direncanakan olehNya ?
Lantas kenapa diri ini harus khawatir untuk suatu hal yang sudah direncanakan oleh Allah. Sang perencana terbaik. yang bahkan lebih tahu diri kita dibandingkan kita sendiri.
Bukan. 
Bukan begitu. Lebih tepatnya mungkin karena ego ini terlalu tinggi. diri ini terlalu lemah untuk mengakui apa yang diinginkan belum tepat. Atau untuk mengakui apa yang diinginkan tidak tercapai. Tapi bukankah wajar jika harus kecewa? Bukankah wajar jika diri ini bersedih? Bukankah wajar jika diri ini terluka? Kurasa tak masalah.
Bahkan tak masalah jika sampai harus menangis terseduh.